Home Aswaja Siapakah Aswaja; Golongan yang Selamat Itu?

Siapakah Aswaja; Golongan yang Selamat Itu?

120
0

Satu waktu, Nabi berkata pada sahabat sepuh dan senior, Abu Musa Al Asy’ari sambil menepuk pundak nya -yang makna nya-

” Ucapkan lah  لا حول ولا قوة الا بالله !!

Tiada daya menghindari maksiat dan tak ada kekuatan melakukan taat kecuali karena pertolongan Allah

Kemudian Abu Musa langsung menirukan.

Sejurus Nabi berkata,
“Engkau telah diberikan kanzan min kunuzil jannah; perbendaharaan dari beberapa perbendaharaan surga!!”

Dari hadits yang diriwayatkan oleh Al Bayhaqiy ini, dapat dipahami bahwa Nabi sedang menunjukkan isyarat bahwa keturunan Abu Musa Al Asy’ari akan menjadi penjaga umat Isläm dari golongan-golongan yang menyimpang. Secara bahasa, kanzan/kanzun [perbendaharaan] berarti sesuatu yang abadi setelah pemilik nya meninggal.

Terbukti!!
Sejarah mencatat,

Keturunan beliau, yakni Abu Musa Al Asy’ari [w. 324 H] adalah tokoh utama Ahlussunnah Wal Jama’ah yang membentengi agama Islam dari golongan sesat –diantaranya Jabriyyah dan Qodariyah– yang akidah nya bertentangan dengan kandungan makna la hawla wa la quwwata illa billah yang dibaca Abu Musa atas perintah Nabi.

إظهار العقيدة السُنية للعبدري رحمه الله ص ٣٣-٣٤

Hingga kini, mayoritas umat Islam di seluruh penjuru dunia bermadzhab Asy’ariyyah yaitu pengikut Abul Hasan Al Asy’ari atau Muturidiyyah yakni pengikut Abu Musa Al Maturidi].

Dan,

إذا أطلق أهل السنة والجماعة فالمراد بهم الأشاعرة والماتريدية — الحافظ اللغوي مرتضى الزبيدي شارح الإحياء —

Dan, dan……
Apabila disebut kata Ahlussunnah wal Jamä’ah, maka yang dimaksud dengan mereka sejatinya adalah pengikut Abul Hasan Al Asy’ari/Asya’iroh/Asy’ariyyah dan pengikut Abu Manshür Al Mäturïdi/ Maturidiyah [Pensyarah Ihya ulumuddin, Al Hafidh Murtadla Az Zabidi] (Abdul Haq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here