Home Aqidah Majusi dan Khusnul Khatimah

Majusi dan Khusnul Khatimah

123
0

“Aku bertemu dengan orang Majusi.” Kata Al Hasan Al Bashri (ra.)

“Ia sangat baik menjelang kematiannya. Baik dengan tetangga. Perilakunya tak ada yang cacat. Aku berharap Allah memberikan taufiq padanya saat ia meninggal; mati dalam keadaan Islam.”

“Apa yang kau temukan selama hidupmu?”

“Dan bagaimana keadaanmu sekarang ini?”

“Aku mempunyai hati yang sakit. Aku tak lagi sehat. Badanku lemah. Aku tak sekuat dulu lagi. Tinggal kubur yang menyeramkan yang menungguku. Tak ada yang akan menghiburku di sana. Akan ada perjalanan yang sangat jauh tapi aku tak punya bekal sedikit pun. Akan ada jembatan yang di bawahnya terdapat jurang yang dalam dan aku tak kuasa menyeberanginya. Akan ada neraka yang sangat panas dan badanku akan hancur. Ada surga yang sangat indah namun ia bukan bagianku. Ada Tuhan yang Maha Adil dan tak ada hujjah yang akan menyelamatkanku.” Kata Si Majusi

“Dalam hati aku berharap, ia mendapat pertolonganNya. Aku semakin mendekat padanya.”

Al Hasan Al Bashri lalu berkata, “Kenapa Anda tidak masuk Islam agar Anda selamat?”

“Sesungguhnya kunci terbukanya hatiku ada pada kekuasaan Dzat Yang Maha Membuka. Namun ada gembok yang ada di sini.” Si Majusi menunjuk ke arah hatinya. Lalu ia pingsan.

Sejurus kemudian Al Bashri berdoa,

“Wahai Tuhanku. Wahai Penuntunku. Jika Engkau telah menentukan dengan kehendakMu yang azali bahwa orang ini khusnul khatimah. Maka segerakanlah sebelum ia meninggalkan dunia ini.”

Tiba-tiba ia tersadar, siuman dari pingsannya, membuka kedua matanya, dan dengan pelan ia mendekati pada Al Hasan Al Bashri.

“Syekh…. Allah Yang Maha Membuka hati telah mengirimkan :kunci pembuka’ itu. Julurkan lah tangan kanan mu agar aku pegang. Sesungguhnya Aku bersaksi Laa Ilaaha Illallah dan aku ‘bersaksi Muhammad Rasulullah.

Tak lama, si Majusi mati dan menuju tempat yang dirahmati Allah.

العبرة بحسن الختام لا بظاهر الحال, نسأل الفتاح حسنه

Bersaksi: mengikrarkan dengan lisan, membenarkan dalam pikiran dan meyakini dalam hati.

Abdul Haq
Direktur Aswaja Center PCNU Kab. Brebes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here