Home Hikmah Makna Kalimat ‘Innaa Lillaahi wa Innaa Ilaihi Raji’un

Makna Kalimat ‘Innaa Lillaahi wa Innaa Ilaihi Raji’un

63
0
وقولنا: “إِنَّا للهِ” إقرار منا له تعالى بالملك والسلطان التام. وقولنا: “وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ” إقرار على أنفسنا بالهلاك.

Kalimat innaa lillah adalah bentuk pengakuan kita pada-Nya bahwa Allah lah pemilik segalanya. Dan kalimat wa innaa ilaihi raji’un merupakan pengakuan bahwa kita akan musnah –untuk dibangkitkan kembali–.

واعلم أنَّ الرجوع إليه ليس عبارة عن الانتقال إلى مكان أو جهة، فإنَّ المكان على الله محال لأنَّ اللهَ خالقه وخالق ما سواه فلا يحتاج سبحانه إلى شىء، بل هو بمعنى القدرة وترك المنازعة.

Nash yang lahiriah nya berarti kembali pada Nya bukan berarti berpindahnya kita pada satu tempat dan arah –dimana Allah berada–. Sama sekali bukan. Tempat tidak berlaku/mustahil bagi Nya –Allah mempunyai sifat qiyaamuhu bi nafsihi; tidak membutuhkan semua makhluk Nya termasuk tempat–. Allah lah yang menciptakan tempat dan segala sesuatu selain tempat. Karena Dia yang menciptakan segala, maka ia tidak membutuhkan ciptaan Nya. Kalimat wa innaa ilaihi raji’un adalah pengakuan bahwa kita berada pada kekuasaan Nya dan sama sekali kita tak mampu dan tak boleh membantahnya.

وفي كلمة: “إِنَّا للهِ” إعلام واضح بأننا مملوكون للهِ الذي أوجدنا وخلق أعمالنا وحركاتنا ونيَّاتنا وخواطرنا سبحانه، وبيده أي وتحت قدرته وبإرادته تصريف أمور الخلق كلهم.

Jadi, pada kalimat innaa lillaah terdapat pengakuan dari hati yang sangat jelas bahwa kita adalah milik Nya; Dia adalah yang menciptakan kita dari tidak ada menjadi ada; menciptakan perbuatan kita; menciptakan gerakan gerakan kita; niat niat kita dan apa yang terlintas dalam hati kita yang tidak kita kehendaki. Atas kuasa dan kehendak Nya segala sesuatu itu berlaku dan terjadi.

وكلمة: “وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ” إشارة إلى أنه لا بُدَّ من البعث والحشر والقيامة، قوم إلى الجنة وقوم إلى النار، نعوذ بالله من جهنم.

Dan, kalimat wa innaa ilaihi raji’un maknanya adalah pasti kita akan mengalami masa kebangkitan, dikumpulkan di padang mahsyar, dan kiamat secara keseluruhan dengan setiap tahapan nya. Sebagian ke surga dan sebagian yang lain ke neraka. (Abdul Haq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here